Bandung Terkini

Anggota DPRD Kota Bandung Meminta Pemkot Desak PT Adhi Karya Terkait GBLA

Stadion kebanggaan warga Kota Bandung GBLA kini cukup memprihatinkan. Rumput-rumput liar mulai menutupi sebagian kawasan stadion yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp 545 miliar.

Sejumlah fasilitas nampak mulai rusak karena kurangnya perawatan. Selain itu fasilitas pendukung berupa toilet yang juga terlihat rusak dan tidak terurus. Seperti wastafel dan kloset sudah hilang dan air tidak mengalir.

Di pintu gerbang masuk sisi utara nampak retakan pada dinding stadion tersebut. Seperti di pintu T, pintu R dan O. Papan petunjuk arah juga nampak rusak dan begitu memprihatinkan.

Potret dari kondisi Stadion GBLA yang memprihatinkan inipun tersebar luas di kanal-kanal media sosial.

Ramainya pemberitaan tentang kondisi stadion kebanggaan warga kota Bandung yang memprihatinkan memunculkan tanggapan yang beragam dari warga masyarakat, salah satunya dari anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi, beliau meminta untuk mempercepat pemindahan aset agar diserahkan kepada pemkot Bandung. Sehingga pemkot bisa segera untuk mendiskusikan bab pengelolaan GBLA, baik akan langsung dikelola oleh pemkot atau pihak ketiga.

Perihal pernyataan Pemprov yang bersedia untuk mengelola GBLA dengan nada destruktif bahwa pemkot Bandung tak bisa mengelola. Ini sangat disayangkan, sebab akan lebih bijaksana jika pemprov memberikan dukungan dengan cara mempercayakan masalah ini untuk diselesaikan oleh pemkot Bandung yang menjabat sekarang bukan dengan langsung mengambil alih seolah-olah tidak ada kepercayaan dari pemprov bahwa pemerintah kota mampu untuk mengurusnya. Pemprov juga harusnya lebih memahami permasalahan yang ada terkait status GBLA, apalagi Gubernur Jabar mantan Walikota Bandung.

Selain tengah berada dalam proses hukum di Bareskrim Mabes Polri, Pemkot Bandung juga belum melakukan proses serah terima pengerjaan tahap 2 dari PT. Adhi Karya.

Status hukum juga tadi iya ada sepintas, tapi ternyata pada saat pembangunan ada tahap 1, 2, dan 3. Tahap satu sudah selesai diserahkan dari Adhi Karya ke Pemkot. Tahap dua yang belum, saya pikir tahap 2 itu luar saja, tetapi ada juga lantai tiga, ada sebagian kursi.

Wanprestasi dari PT Adhi Karya tersebut karena seharusnya memiliki kewajian untuk terus memperbaiki beberapa titik. Hal ini juga terus diupayakan oleh Pemkot Bandung agar segera mendapatkan titik temu.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD kota Bandung Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Yudi Cahyadi meminta Pemkot Bandung mendesak kepada PT Adhi Karya untuk menyelesaikan kewajiban terkait GBLA dan segera diserah terima kan kepada Pemkot sehingga pengelolaan lebih jelas.

Related Articles

4 Comments

  1. With havin so much written content do you ever run into any problems of plagorism or copyright violation? My website has a lot of unique content I’ve either authored myself
    or outsourced but it looks like a lot of it is popping it up all over the internet
    without my authorization. Do you know any solutions
    to help protect against content from being ripped off?
    I’d certainly appreciate it.

  2. Good day! Would you mind if I share your blog with my zynga group?
    There’s a lot of folks that I think would
    really appreciate your content. Please let me know.
    Many thanks adreamoftrains web hosting company

  3. I used to be recommended this web site by my cousin. I am no longer sure whether or not this post is
    written by means of him as no one else realize such
    exact about my problem. You are incredible! Thank you!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
%d bloggers like this: