Bandung TerkiniUKM

Antisipasi Walikota Terhadap Aksi Mogok Produksi Tempe dan Tahu

BANDUNG – Harga kedelai yang menjadi bahan baku tahu dan tempe mengalami kenaikan yang signifikan. Awal mula seharga Rp. 7.800 per kilogram menjadi Rp. 9.050 per kilogram. Hal ini membuat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Kopti) Kota Bandung akan mogok produksi pada tanggal 01 Januari sampai dengan 03 Januari 2021.

Aksi mogok ini sudah disetujui oleh para anggota Kopti. Menurut Sekretaris Kopti Kota Bandung, aksi mogok ini bukan untuk membuat harga kedelai turun, namun lebih bertujuan untuk memberitahukan adanya kenaikan harga hasil olahan dari perajin tempe dan tahu.

“Antisipasi kita sudah ada dinas terkait perdagangan dan perindustrian yang dikomamdani oleh asisten 2, mereka tetap selalu berkomunikasi dengan pihak terkait terutama dengan bulog,” ujar Mang Oded.

Oded sendiri belum mengetahui aksi mogok ini, namun ia berharap keluhan yang di sampaikan para perajin tahu dan tempe akan segera diatasi dengan tetap berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait. Karena tahu dan tempe merupakan makanan yang sangat merakyat, sangat disayangkan jika harga produksiannya bisa naik.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: