Bandung TerkiniUKM

Awal Belajar Otodidak, Hingga Mampu Membuat Konveksi Jersey Dash Id

BANDUNG – Tak dipungkiri saat ini pandemi membuat kehidupan seorang manusia berubah 180°. Ada yang di PHK, ada yang bankrut, hingga ada yang mengalami gangguan kejiwaan gara-gara apa yang diharapkan tak sesuai di tahun 2020. Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat hingga pertengahan tahun 2020, ada 3,5 juta lebih pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Akibat banyaknya kasus PHK, berbagai cara dilakukan oleh sebagian orang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satunya yaitu, berjualan. Sudah banyak toko-toko baru berbasis online yang hadir saat ini, instagram, facebook, hingga market place yang menjadi pilihan untuk berjualan secara online.

Banyaknya toko online baru tidak membuat Panji Akbar (32), seorang entrepreneur muda kehilangan taji untuk terus membuat bisnis yang memiliki skala besar. Dash id merupakan usaha konveksi yang dimiliki oleh Panji sejak tahun 2018.

“Awal mula terjun kedunia konveksi dari tahun 2013, cuma dulu namanya bukan Dash id. Diganti menjadi Dash id sejak tahun 2018, tepatnya tanggal 14 Juli 2018,” ucap Panji saat ditemui di tempat produksi Dash id.

Tempat produksi yang terletak di Jalan Cibeunying Kolot No. 101, RT 01, RW 21, Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung ini mampu menjadi salah satu tempat pembuatan jersey yang terkenal di Kota Bandung bahkan Dash id pernah mendaparkan orderan hingga ke luar negeri, seperti Singapura, Timor Leste, hingga Hongkong.

Panji mengatakan jika bahan yang dibuat untuk produksi jerseynya tersebut 100% asli Indonesia. Tepatnya dari Majalaya Panji langsung memesan kain yang langsung dipesan dari pabrik. Tak heran jika jersey yang di produksi Panji merupakan jersey dengan kualitas terbaik.

Sejak berdiri sebagai Dash id, sudah ada 27 orang karyawan yang bekerja setiap hari untuk memproduksi jersey. Rata-rata karyawan Dash id merupakan anak muda, bahkan banyak fresh graduate yang menjadi content creator di Dash id.

Lahir di keluarga pensiunan PNS, serta sekolah di dunia perhotelan, membuat Panji tidak memiliki basic untuk berbisnis. Namun, dengan tekad yang kuat dan keinginan yang tinggi membuat Panji dapat belajar bisnis dari Youtube hingga artikel di internet yang akhirnya di praktekkan di Dash id.

Tidak hanya berjualan atau memproduksi jersey, Panji pun sangat peduli akan kelansungan hidup sekitar. Terbukti, Dash id memiliki program berbagi sembako untuk masyarakat sekitar. Namun, Panji mengatakan jika program tersebut akan selalu di update agar lebih terstruktur.

Jika ingin memesan jersey untuk olahraga atau komuniras bisa dipesan di Dash id melalui Instagram Dash id yaitu @dashid.official hingga website dashid.co. Karena Dash id hanya menerima pemesana secara online.

“Kedepannya,jika kondisi memungkinan dan kalau pandemi sudah berakhir, insya allah intin pemasaran secara offline,” lanjut Panji.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: