Bandung Terkini

Gunung Tangkuban Perahu Berpotensi Terus Terjadi Erupsi, Amankah?

Erupsi gunung berapi Tangkuban Parahu yang terjadi pada Jumat (26/7/2019), masih berpotensi terjadi lagi tetapi dengan skala yang lebih kecil dalam bentuk erupsi freatik mirip dengan yang terjadi terakhir kali pada Oktober 2013.

Devy K Syahbana, Kepala Divisi Mitigasi Vulkanik di Wilayah Timur PVMBG, mengatakan bahwa secara seismik, aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih didominasi oleh gempa bumi yang mencerminkan aktivitas di kedalaman dangkal dalam bentuk gempa embusan angin.

Setelah Erupsi terjadi, rekaman seismik didominasi oleh tremor kontinu dengan amplitudo maksimum 2-32 milimeter. Rekaman tremor ini terkait dengan pelepasan tekanan dalam bentuk hembusan yang telah terjadi sampai sekarang. “Dalam deformasi, dalam sebulan terakhir Gunung Tangkuban Parahu mengalami inflasi kecil secara lokal.

Data deformasi masih menunjukkan bahwa aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih belum stabil, “katanya di ruang pemantauan PVMBG Geologi Bandung, Sabtu (27/7/2019). Tangkuban Parahu masih berpotensi erupsi dengan guncangan terus menerus.

Namun, berdasarkan evaluasi dari data pemantauan terbaru itu menunjukkan bahwa potensi untuk Erupsi besar belum diamati. Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih dalam kondisi yang belum stabil dan aktivitasnya bisa berubah setiap saat.

“Ancaman bahaya yang paling mungkin dalam bentuk gas vulkanik dengan konsentrasi berfluktuasi di sekitar Kawah Ratu yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan kehidupan pengunjung, pedagang, masyarakat sekitar, jika kecenderungan konsentrasi gas vulkanik tetap tinggi dan Erupsi freatik dan hujan abu di sekitar kawah berpotensi terjadi tanpa gejala vulkanik yang jelas, “katanya.

Meskipun demikian, tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih Level 1 atau masih normal. Hal itu terus dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan tingkat ancaman.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
%d bloggers like this: