Berita TerkiniNasional

Indonesia akan Diguyur Hujan Ekstrem Hingga Maret 2021

BANDUNG – Hujan ekstrem akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia hingga Februari dan Maret 2021. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat Konferensi Pers secara virtual, Sabtu (23/01/21).

“Dari Januari 2021 sampai Maret 2021 dampaknya akan meningkatkan curah hujan bulanan dari 300 milimeter hingga 500 mm, bahkan di beberapa wilayah lebih. Hal itu setara dengan peningkatan curah hujan hingga 40 persen dari normalnya,” Ujar Dwikorita, dilansir liputan6.com, Sabtu (23/01/21).

Dwi membeberkan, hujan esktrim itu terjadi akibat berbagai fenomena. Pertama dipengaruhi munculnya fenomena La nina.

“Ini siklus 2-8 tahun. Disebut fenomena iklim global La Nina akibat adanya anomali suhu muka air laut di Samudra Pasifik bagian tropis tengah yang akibatkan suhu muka air di Samudra Pasifik relatif lebih dingin dibandingkan di Indonesia yang makin hangat,” kata dia.

Bedasarkan monitoring BMKG, saat ini suhu di perairan Indonesia mencapai 29 derajat Celcius. Perbedaan suhu berdampak pada perbedaan tekanan udara dan terjadilah aliran masa udara yang masif. Akibatnya ada peningkatan pasokan uap air dan pembentukan awan-awan hujan di wilayah Indonesia.

Dwi mencatat La Nanina di Indonesia saat ini berada pda level moderat atau menengah. Imbasnya curah hujan bulanan dapat mencapai 40 persen lebih.

“Itu hanya akibat La Nina saja. La Nina ini terutama di wilayah Indonesia tengah dan timur di bulan Januari dan dipredksi sampai Maret akan melemah April dan insyaAllah prediksinya Mei telah Netral”  ucap dia.

Berikutnya, fenomena angin Muson di Asia. Dwi menyampaikan, angin Muson adalah fenomena yang rutin setiap tahun terjadi.

“Angin Muson di Asia, membawa hujan di wilayah Indonesia dan tentunya mengakibatkan peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia yang bersamaan dengan fenomena La Nina,” ucap dia.

Source: liputan6.com

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: