Berita TerkiniJawa Barat

Kabupaten Bandung Ingin Para Stake Holder Membuat Spanduk Tentang Vaksinasi

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah melaksanakan vaksin tahap pertama (14/01/21) dan tahap kedua (28/01/21) untuk 10 orang pertama atau tokoh setempat dan untuk 6.248 para tenaga kesehatan. Pemkab sudah menerima 7.560 vial vaksin yang sudah terealisasi sekitar 49,45 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Tisna Umaran mengatakan jika Pemkab Bandung sudah berhasil melakukan vaksinasi untuk para SDM kesehatan. Guna menyukseskan vaksinasi, Tisna berharap pelaku industri, perdagangan dan pelaku pariwisata untuk menyosialisasikan program vaksinasi melalui media informasi.

“Pemerintah daerah sendiri telah mengeluarkan surat edaran yang ditunjukkan ke beberapa stake holder. Di dalamnya terdapat imbauan untuk membuat spanduk di lingkungannya masing-masing. Tentunya dengan gambar dan bahasa yang tidak baku,” ujar Tisna, dilansir Humas Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami telah membentuk kelompok kerja (pokja) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang bertugas untuk langsung cepat tanggap ketika ada para nakes atau masyarakat yang mengalami gejala atau efek samping setelah melakukan vaksinasi. Diharapkan masyarakat akan merasa lebih aman saat menerima vaksin.

Vaksin yang disalurkan ke Kabupaten Bandung sudah dengan keadaan yang baik, Kepala BPOM RI Penny K. Lukito sangat mengapresiasi hasil kerja Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Kabupaten Bandung.

“Kamu mengapresiasi IFK Kabupaten Bandung yang telah melaksanakan pengelolaan vaksin sesuai standar,” tutur Penny.

source: Humas Kabupaten Bandung

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: