Berita TerkiniCovid-19Jawa Barat

Kang Emil: Jangan Percaya Data di Media Tentang Kasus Covid-19 di Jabar, Itu Ada Kasus Lama

BANDUNG – Jawa Barat tidak akan mengadakan lockdown. Pernyataan itu berasal dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pemimpin yang lebih sering disebut Kang Emil itu mengatakan jika Jabar tidak akan mengambil kebijakan lockdown demi menekan pandemi Covid-19, karena PPKM yang dilakukan di Jabar membuat indikator penanggulangan Covid-19 semakin membaik.

“Kami memutuskan bahwa PPKM ini kalau datanya bagus, tapi kalau hanya dikejar kasus aktif enggak akurat kan. Saya minta media kalau boleh saya kasih data lab harian. Itu coba viralkan bahwa PPKM bagus menurut data kami,” tutur Kang Emil, dilansir antara, Selasa (02/02/21).

Keterisian rumah sakit di Jawa Barat saat ini berada diangka 69 persen setelah sempat meningkat diangka 80 persen. Kang Emil mengatakan jika kasus harian yang ditetapkan lab sudah turun dan kasus-kasus meningkat yang bertebaran di media tentang pandemi di Jawa Barat merupakan kasus lama.

“Dilaporkan kasus Covid-19 harian di Jabar naik tapi rumah sakit menurun, kan gak nyambung. Minggu lalu 3.300 kasus heboh, padahal 1.900-nya kasus lama ya yang kasus barunya 1.200, nah ini mohon jangan menilai PPKM hanya dari kasus aktif, itu poin saya karena kasus aktif mengandung data yang kurang akurat,” tegasnya.

Dilansir antara, menurut data pada Januari kepatuhan warga secara kumulatif memakai masker ada diangka 50 persen, sekarang sudah 83 persen kemudian tingkat kepatuhan jaga jarak awal Januari tersurvei 47 atau 48 persen, sekarang sudah 81 persen. Sudah ada 9,7 juta warga Jabar yang ditegur oleh petugas lapangan lantaran tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Dan yang paling disiplin masker sekarang ini adalah Kota Cimahi dan paling tidak disiplin adalah Kabupaten Bekasi. Yang jaga jarak juaranya Kabupaten Bandung juga di atas 90 persen, yang paling tidak bisa jaga jarak juga Kabupaten Bekasi,” lanjutnya.

Oleh karena itu, setelah mendapatkan data dilapangan, Kang Emil dengan tegas tidak akan memilih kebijakan lockdown di Jawa Barat.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: