Berita TerkiniNasional

Kenaikan Harga Kedelai Membaik Juni 2021

BANDUNG – Kenaikan harga kedelai diperkirakan akan menguat hingga Mei 2021 dan akan membaik pada Juni 2021. Fakta ini diungkapkan oleh Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dalam konferensi secara virtual di Jakarta, Senin (11/01/21).

Harga kedelai sempat dikeluhkan oleh para perajin tahu dan tempe. Karena sejak awal tahun harga normal kedelai dari harga Rp. 6.000-Rp. 7.000 melonjak hingga Rp. 9.300-Rp. 9.800. Bahkan para perajin tahu dan tempe sempat mogok produksi.

Menanggapi hal ini Lutfi langsung mengatakan jika tingginya permintaan kedelai di pasar global, serta produksi yang menurun menjadi penyebab utama melambungnya harga kedelai.

Brazil sebagai negara pemasok kedelai di dunia sedang mengalami gangguan cuaca, sehingga produksi tak berjalan seperti biasanya. Karena 90 persen kedelai Indonesia dipenuhi lewat impor. Tingginya harga kedelai berdampak pada perajin tahu dan tempe.

Dilansir dari  antaranews.com, mekanisme tata niaga kedelai tidak lagi diatur oleh Kementerian Perdagangan sejak 2013. Namun demikian, Kemendag akan menjembatani antara importir kedelai, perajin dan pedagang tahu tempe, jika terjadi kenaikan harga.

“Saya berjanji sama koperasi bahwa setiap akhir bulan atau menjelang akhir bulan, Kementerian Perdagangan akan membantu mereka untuk memberikan estimasi harga wajar tahu dan tempe. Pada hari ini ketemu harga wajar adalah Rp.15.000, kalau dikemudian hari kerika harga anak naik, kami akan mengumumkan pada pasar berapa harga yang wajat untuk tahu dan tempe,” ucap Lutfi dilansir dari antaranews.com

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: