Berita TerkiniCovid-19

Ketahui Efek Samping Setelah Vaksinasi Covid-19!

BANDUNG – Saat sudah jutaan orang menerima vaksinasi Covid-19. Namun tetap saja bertumbuhan kasus positif selalu ada setiap harinya. Lalu apa efek samping yang didapat setelah melakukan vaksinasi?

Menurut E Times dan dilansir gaya.id, inilah beberapa efek samping yang paling sering dilaporkan saat ini:

  1. Demam ringan
    Demam tetap menjadi efek samping yang paling umum dalam vaksinasi. Biasanya demam terjadi selama beberapa jam dan ini adalah reaksi sistem kekebalan yang memberikan respons aktif.
  2. Menggigil
    Menggigil yang disertai demam juga merupakan efek samping vaksinasi yang umum, biasanya merupakan cara tubuh meniru gejala seperti flu. Tak perlu khawatir, banyak tidur dan istirahat akan membantu kamu sembuh.
  3. Sakit kepala dan nyeri tubuh
    Beberapa orang mungkin juga mengeluhkan rasa sakit yang mengerikan di tubuh setelah menerima vaksin. Nyeri bisa ringan atau sedang, dan biasanya hilang dalam waktu satu hari. Kamu bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit untuk mengatasinya.
  4. Kelesuan
    Lesu juga merupakan efek samping yang umum dilaporkan dengan vaksin covid-19. Mereka yang mendapatkan suntikan mungkin merasa energi yang disengat dan kelelahan yang tidak biasa. Cairan penghidrasi dan nutrisi yang tepat akan membantu kamu bangkit kembali
  5. Kelelahan
    Sejumlah penerima vaksin melaporkan rasa lelah setelah mendapat suntikan. Ini dianggap sebagai respons imun dari vaksin. Kamu dapat beristirahat untuk meminimalisir rasa lelah itu
  6. Nyeri di tempat suntikan
    Nyeri di tempat suntikan adalah salah satu efek samping vaksin yang paling umum. Nyeri juga dapat menyebabkan rasa sakit dan kaku pada lengan. Berolahraga dan pengobatan rumahan dapat meredakan rasa nyeri.
  7. Ruam dan bengkak
    Meskipun jarang, beberapa orang juga dapat mengalami beberapa bentuk ruam dan bengkak setelah vaksin disuntikkan. Jika kamu memiliki kulit sensitif, atau lebih rentan terhadap infeksi kulit, beri tahu dokter kamu sebelumnya.

Namun jangan khawatir karena menurut Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A (K), M.TropPaed selaku Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi dapat segera hilang.

Walau katanya lagi persentase lebih banyaknya bukan karena kandungan vaksinnya melainkan karena rasa cemas yang berlebihan dalam proses imunisasinya sehingga terjadi reaksi yang berlebihan.

Source: gaya.id

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: