Bandung Terkini

Kota Bandung Ingin Partisipasi “uluran tangan” Bantuan Covid-19 dari Pelaku Pengusaha Maupun BUMN

BANDUNG – Pandemi covid-19 disinyalir akan berlangsung lama. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda penurunan jumlah pasien covid-19 di Indonesia maupun dunia. Hasil dari pandemi ini yaitu tenaga media yang masih sangat membutuhkan perlengkapan dan peralatan kesehatan, lalu masyarakat yang membutuhkan bantuan sembako. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Pokja Perdagangan dan Sentra Industri Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi, Elly Wasliah di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencama No. 2, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Bandung, pada hari Kamis (07/01/21).

Elly menjelaskan persediaan bantuan yang dimiliki Pemkot Bandung sampai per 31 Desember 2020 barang masih mencukupi. Namun, bantuan terus akan selalu ditambah untuk memperkaya persediaan bahan pokok di Kota Bandung.

“Ketersediaan pangan atau sembako menjadi salah satu kebutuhan logistik yang sangat diperlukan. Selain itu vitamin dan masker medis menjadi kebutuhan selanjutnya,” ujar Elly, dilansir dari Humas Kota Bandung.

Akan tetapi yang menjadi fokus paling utama yaitu sembako. Terdapat 410 paket sisa sembako hingga saat ini, tapi sembako harus ditambah stoknya.

“Kalau kami mengandalkan hanya dari Pemkot Bandung dirasa berat. Kami berharap ada partisipasi aktif baik itu dari para pelaku pengusaha, BUMN ataupun masyarakat,” lanjutnya.

Perlu diketahi bahwa berdasarkan Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 440/Kep.1256-Bag.Huk/2020 tentang Pembentukan Komite Kebijakan, coordinator bidang logistic Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung yang semulamenjadi kewenangan Dinas Perdagangan dan Perindustian (Disdagin) Kota Bandung sekarang menjadi tugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertahanan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: