Berita TerkiniCovid-19Pendidikan

Mahasiswa dan Dosen akan Segera Menerima Vaksinasi Bulan Maret

BANDUNG – Mahasiswa dan dosen akan mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kabar tersebut dikatakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Paristiyanti Nurwardani yang mengatakan jika pada bulan Maret sampai Juni mendatang mahasiswa dan dosen akan mendapatkan vaksinasi.

Saat ini tengah disiapkan surat keputusan bersama (SKB) antar menteri terkait vaksinasi untuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik dan pegawai kementerian.

“Sesuai dengan arahaN Pak Presiden, Mas Menteri menyiapkan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) bulan Juli dengan tetap mematuhi dengan ketat 5 M. Sehingga akan ada waktu transisi PTM dengan protokol 5M,” ungkap Paris, dikutip cnnindonesia, Jumat (06/03/21).

Upaya untuk melaksanakan vaksinasi untuk mahasiswa dan dosen akan terus diusahakan. Jika nantinya mahasiswa dan dosen sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, maka Paris berharap rektor dari universitas menyiapkan peraturan turunan PTM berdasarkan konsultasi dan persetujuan Gugus Tugas Covid-19 di kapasitas masing-masing. Salah satunya PTM dengan kapasitas 25 hingga 50 persen.

“Di antaranya penggunaan ruang kuliah, lab, sarana prasarana dengan kapasitas yang adaptif sesuai kondisi dan hasil koordinasi dengan Gugus Tugas di daerah masing-masing,” lanjutnya.

Tentu saja semua mahasiswa menunggu vaksinasi, karena hampir semua mahasiswa ingin sekali kembali melakukan perkuliahan secara offline atau tatap muka, tanpa harus menggunakan aplikasi virtual.

“Mau divaksin, karena emang kangen kuliah tatap muka. Cuma aku udah semester akhir sih, ya siapa tau bisa wisuda offline,” ujar Vindy, salah seorang mahasiswa.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengucurkan dana Rp. 3,67 triliun untuk mengimpor vaksin Covid-19. Total impor vaksin yang berhasil didatangkan dengan anggaran tersebut mencapai 30,5 juta dosis, dengan Presiden RI Joko Widodo sebagai penerima vaksin pertama.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: