Berita TerkiniCovid-19

Ma’ruf: Halal Atau Tidak, Jika MUI Mengizinkan No Problem

BANDUNG – Indonesia sedang gencar melaksanakan vaksinasi, beberapa vaksin hadir di Indonesia. Salah satunya yakni vaksin AstraZeneca. Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa Nomor 14 tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan Vaksin AstraZeneca. MUI menyatakan jika vaksin tersebut memiliki kandungan yang haram namun penggunaannya saat ini hukumnya dibolehkan atau mubah.

Banyak pro kontra yang ada, namun Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menegaskan jika vaksin AstraZeneca tetap boleh digunakan meski mengandung bahan yang tak halal. Ma’ruf memperbolehkan karena kegunaannya yang dirasa penting untuk digunakan saat ini.

“Itu bukan problem menurut saya, karena memang walaupun tidak halal tapi sudah boleh, apalagi kalau ada penjelasan memang itu misalnya tidak mengandung unsur babi artinya bolehnya menjadi tidak boleh,” ungkap Ma’ruf, dilansir cnnindonesia, Senin (22/03/21).

Ma’ruf kembali menegaskan jika halal atau tidak halal selagi MUI tak melarang itu tak akan menjadi masalah. Apalagi saat ini kondisi Indonesia masih di masa tanggap darurat pandemi Covid-19 dan jumlah vaksin yang tersedia masih sangat terbatas.

“Sebab halal atau tidak halal pun, MUI bilang boleh. Apalagi kalau itu memang halal, jadi lebih boleh. Jadi itu bukan problem menurut saya,” lanjutnya.

Sementara itu pihak AstraZeneca Indonesia sudah membantah adanya kandungan yang mengandung babi dan hewan lagi dalam proses pembuatannya.

“Semua tahapan proses produksi vaksin ini tidak menggunakan dan bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya,” dalam pernyataan resmi AstraZeneca.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: