Bandung Terkini

Menarik! Gang di RW 08 Kelurahan Pelindung Hewan Dilapisi oleh Keramik

BANDUNG – Ide menarik selalu muncul di fikiran manusia. Entah itu ide menarik untuk kepentingan pribadi atau orang lain. Salah satu orang yang memiiliki ide menarik yaitu Wawan Sudjana. Sebagai Ketua RW 08, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Wawan memiliki ide yang sangat menarik bagi warga RW 08 Pelindung Hewan. Ide menarik Wawan yaitu memasang keramik di setiap gang yang ada di RW 08 Pelindung Hewan.

Ide tersebut muncul ketika Wawan selalu melihat keadaan lingkungan yang menjadi rusak akibat air hujan.

“Awal mula kefikiran waktu liat keadaan lingkungan sekitar pas abis hujan, banyak jalan yang jadi rusak akibat air hujan, walaupun sudah terbuat dari rabat beton tapi tetap aja rusak dan tidak efisien,” ungkap Wawan.

Ketika memilih untuk memasang keramik di sepanjang gang, warga RW 08 langsung menyetujui ide Wawan. Karena Wawan dan warganya merasa ketika menggunakan keramik untuk jalanan gang maka akan terlihat lebih bersih dan indah.

“Pas dipasangin keramik jadi lebih bersih pas hujan terus lebih simple diliatnya,” lanjutnya.

Keramik yang sudah dipasang selalu dirawat dengan dibersihkan per tiga bulan sekali, sehingga dipastikan tidak akan ada kecelakaan akibat jalanan licin atau hal lain.

Wawan mengatakan jika anggaran yang didapatkan untuk memasang keramik merupakan dana dari Kotaku yang ditambah sumbangan dari warga. Anggaran yang dikeluarkan tidak berbeda jauh dengan menggunakan rabat beton, hanya saja ada beberapa penambahan dana namun tidak banyak.

Selain menggunakan keramik disetiap gang, Wawan mengatakan jika RW 08 telah merancang sistem drainase. Menurut Wawan, biopori tidak bisa menampung banyak air hujan. Akan tetapi, sistem sumur resapan yang dibangunnya lebih bisa mengatisipasi banjir dan menampung air hujan yang ada diwilayahnya.

“Kalau hujan deras, air akan masuk ke sumur resapan dan bilamana penuh air hujan akan keluar dari saluran air, sehingga air yang keluarnya akan sedikit. Sedangkan jika air kecil maka air akan langsung masuk ke sumur rasapan dan tidak ada genangan air,” ungkap Wawan.

Sumur resapan yang telah diciptakan berukuran 1 x 0.5 dengan kedalaman 1 hingga 2 meter. Lalu diatas sumur resapan ditutup oleh rabat beton sehingga air dapat terkontrol dengan baik. Anggaran untuk drainase didapatkan dari PIPPK.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: