Berita TerkiniEkonomi

Pandemi Belum Usai, Pengusaha Transportasi Darat Terancam Gulung Tikar

BANDUNG – Pandemi Covid-19 tak kunjung usai, para pelaku usaha transportasi darat harus berputar otak agar bagaimana caranya mendapatkan untung, bahkan yang lebih ekstrim harus berpikir bagaimana caranya bisa bangkit diujung tanduk. Menanggapi hal tersebut, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI, Shafruhan Sinungan mengakui jika pandemi membuat usaha yang digelutinya mengalami kemunduran.

“Ini akan banyak sekali pengusaha-pengusaha angkutan baik yang individu maupun berbentuk koperasi atau perusahaan akan ambruk, pasti itu,” ujar Shafruhan, dilansir kumparan, Minggu (14/02/21).

Shafruhan mengatakan jika perusahaan angkutan darat tersebut memiliki modal besar tak jadi masalah, namun yang jadi masalah bagi individu yang tak kuar secara modal. Akan ada rasa serba salah yang nantinya dihadapi, jika tidak beroperasi dapat uang pemasukan dari mana, namun jika beroperasi belum tentu memiliki pemasukan yang baik.

Permasalahan tersebut muncul lantaran kebijakan pemerintah pusat yang membatasi mobilitas masyarakat demi mencegah penyebaran Covid-19. Shafruhan paham akan hal tersebut dan taktahu harus berbuat apa jika nantinya hal buruk menghadapi dirinya dan penngusaha-pengusaha yang bekerja di bisnis yang sama.

Shafruhan berharap pandemi cepat berakhir agar semuanya berjalan normal kembali dan ia sangat ingin pelaksanaan vaksinasi dipercepat agar semua masyarakat setidaknya bisa kuat dan bertahan.

“Lebih cepat lebih baik sebetulnya kalau vaksin itu, supaya kita memperpendek proses ini kan. Saya enggak tahu juga berapa lama masyarakat Indonesia secara menyeluruh bisa clear vaksin,” lanjutnya.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: