Bandung Terkini

Parkir Liar di Jalanan Kota Bandung, akan Didenda Rp. 1 Juta

BANDUNG – Pengendara roda dua dan roda empat harus memikirkan kembali jika ingin memarkirkan kendaraan di tempat terlarang atau parker liar. Karena jika melakukan hal tersebut, nantinya akan mendapatkan denda mencapai Rp. 1 juta. Kebijakan derek tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dua pekan kedepan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Asep Kuswara menggatakan jika pelanggar yang memakirkan di atas trotoar, parkir pada ruas jalan yang terdapat rambu larangan parkir dan parkir tidak sesuai marka parkir, akan langsung ditindak dan diberi denda.

“Tujuannya untuk mengurangi angka parkir liar dan memberikan efek jera dan mengurangi angka kemacetam,” ujar Asep, dilansir ayobandung, Rabu (10/02/21).

Memang benar, kemacetan di Kota Bandung sering kali terjadi akibat parkir liar disepanjang jalan. Selain itu parkir dengan radius maksimal 25 meter dari persimpangan jalan yang dilengkapi dengan rambu lalu lintas dan parkir sepanjang enam meter sesudah dan sebelum keran pemadam kebakaran dan tempat penyeberangan pejalan kaki pun akan tetap dikenakan sanksi.

Dilansir ayobandung, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 pasal 49, 50 dan 52 maka pelanggar akan dikenakan retribusi pemakaian kekayaan daerah. Untuk jenis kendaraan roda dua dan tiga akan dikenakan biaya Rp245.000 per tindakan. Jika menginap, maka dikenakan biaya Rp136.000 per hari.

Roda empat dikenakan sanksi denda Rp525.000 per tindakan dan jika menginap dikenakan biaya Rp 304.000 per hari. Roda lebih dari empat dikenakan sanksi denda Rp 1.050.000 per tindakan dan jika menginap Rp 424.000 per hari.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: