Bandung TerkiniMilenials

Peduli Alam Bersama “Jagawana Cosimia”, Ekskul SMP Nasional Bandung

BANDUNG – Pasti di setiap sekolah seperti SMP atau SMA bahkan universitas memiliki klub pecinta alam. Hal ini dapat dilihat dari kepedulian anak muda yang lebih peka dalam rasa ingin menjaga alam yang indah nan asri di negeri tercinta Indonesia. Begitupun yang dirasakan para anak muda dari SMP Nasional Bandung. Sejak berdiri pada tanggal 14 April 2018, SMP Nasional Bandung memiliki klub atau ekstrakurikuler pecinta alam yang bernama “Jagawana Cosimia”.

Nama Jagawana Cosimia bukan sekedar nama, namun memiliki arti mendalam yaitu penjaga alam. Karena tujuan diciptakan ekskul ini untuk menjaga alam yang mulai perlahan rusak atau dirusak.

Karena pecinta alam merupakan sebuah organisasi di sekolah, maka terdapat pengurus inti didalamnya. Galih Agustriman sebagai ketua pecinta alam SMP Nasional Bandung, Reva Ariyani sebagai wakil ketua dan Muhammad Ghifari Al Farizi sebagai bendahara. Mereka bertiga fokus untuk selalu membanggakan dan mengharumkan nama SMP Nasional Bandung melalui ekskul pecinta alam.

Galih Agustriman sebagai ketua Jagawana Cosimia mengatakan jika banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh pecinta alam SMP Nasional Bandung sejak berdiri dua tahun lalu.

“Kegiatan yang selalu dilakukan itu kayak evaluasi dan latihan untuk pendidikan karakter pecinta alam, memimpin acara di Gunung Bendera dan Gunung Manglayang, mengadakan pendakian untuk pembinaan karakter pecinta alam di Gunung Jayagiri dan melakukan GPS atau Gerakan Pungut Sampah,” ucap Galih.

Sudah ada beberapa gunung tepatnya di Jawa Barat yang pernah di daki oleh para anggota pecinta alam SMP Nasional Bandung, diantaranya Gunung Putri, Gunung Bendera, Gunung Artapela, Gunung Manglayang Gunung Lembu, Gunung Sagara, Gunung Gede Pangrango, Gunung Ciremai, bahkan ada perwakilan dari Jagawana Cosimia yang mendaki di Gunung Lawu yang ada di Jawa Tengah.

“Kalau untuk GPS kita dibantu sama OSIS yang ada disekolah,” lanjut Galih.

GPS disini dilakukan dengan melakukan pemungutan sampah yang ada di lingkungan sekolah, secara bersamaan dilakukan agar sekolah bisa terbebas dari yang namanya sampah. Akan tetapi ada kegiatan lain yang patut ditiru oleh anak muda lain, yaitu kegiatan menanam pohon ketika memperingati hari sejuta pohon dan membantu sekolah jika sedang melaksanakan kegiatan.

Ketika melakukan kegiatan, tentu ada pembimbing dan pembina yang memantau agar anak-anak muda tersebut tidak menyimpang. Mochamad Fajar Permana, S. Pd., AIFO, menjadi pembina ekskul pecinta alam di SMP Nasional Bandung yang tentu dengan mendapat bantuan dari Hj. Doris Aviani, S. Si. selaku Kepala Sekolah SMP Nasional Bandung.

Pendakian yang dilakukan bukan hanya diikuti oleh para anggota Jagawana Cosimia, namun juga diikuti oleh para guru, yaitu Iis Badriah, S.Pd., Siti Aisyah, S. Pd., Wahyu Saputra, M. Pd., Fathurrahman Al-Fadhil, S.PdI., serta karyawan SMP Nasional Bandung Aan Anisah dan Adiyansah.

Galih selaku ketua pecinta alam berharap bisa terus melakukan pendakian dan selalu menjaga lingkungan untuk kelestarian alam, “semoga kita juga bisa mendaki seven summit di Jawa Barat maupun Indonesia.”

Tak hanya itu Reva mengaakan jika sebagai anak mud akita harus terus menjaga alam dan lingkungan, karena jika bukan anak muda yang menjaga siapa lagi.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: