Berita TerkiniNasional

Pemeriksaan GeNose C19 Stasiun Sudah Bertambah 6 Stasiun, Lihat Apakah Stasiun Bandung Ada Atau Tidak

BANDUNG – Bagi para calon penumpang kereta api jarak jauh wajib menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan, sesuai Surat Edaran Kemenhub No. 20 Tahun 2021.

Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui Rajawali Nusindo dan Universitas Gadjah Mada. Setiap penumpang KA jarak jauh wajib melakukan pemeriksaan GeNose C19.

Sejak dibuka pada 03 Februari 2021, pemeriksaan GeNose C19 hanya ada di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Namun, nantinya per 15 Februari 2021 pemeriksaan GeNose C19 akan bertambah di enam stasiun, yakni Stasiun Gambir, Solo Balapan, Cirebon, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Bandung.

“Penambahan stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dilansir kompas, Sabtu (13/02/21).

Ketika akan melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas, selama 30 menit tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) dan nantinya calon penumpang akan diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas.

Pemeriksaan GeNose C19 hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp. 20 ribu. Jika nanti hasilnya non-reaktif, maka calon penumpang KA jarak jauh dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: