Bandung Terkini

Penggali TPU Cikadut: Tidak Ada yang Kami Terlantarkan Sama Sekali

BANDUNG – Banyak rumor beredar jika jenazah yang meninggal karena covid-19 ditelantarkan ketika akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cikadut. Menanggapi rumor tersebut, Beni Subakti salah satu Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Tata Ruang mengatakan jika itu tidak benar. Ia mengungkapkan jika para PHL selalu bersedia membantu meski dengan jumlah yang terbatas.

Sebelumnya selalu terjadi dua atau lebih jenazah yang akan dimakamkan diwaktu yang berdekatan. Karena jumlah PHL yang terbatas, membuat PHL cukup keteteran. Terlebih jenazah yang datang dari dua agama berbeda, sehingga penempatan lokasi pemakaman tidak berdekatan.

“Kemarin itu tidak diterlantarkan. Kita ada pemakaman lain, jadi antre. Karena jalannya itu agak muter dan itu jaraknya untuk berjalan kaki lumayan jauh. Jadi pas kita balik lagi agak lama karena untuk pemakanan yang muslin dan non muslim beda,” ujar Beni, dilansir Humas Kota Bandung, Kamis (29/01/21).

Ada kesalahpahaman yang terjadi antara pihak keluarga korban dan para PHL. Namun setelah diberi penjelasan, keluarga korban bisa memahami atas situasi yang terjadi. Beni memaklumi jika keluarga korban berduka jadi suasana hatinya sedang tidak baik.

PHL lainnya, Sony Santoso mengatakan jika pihak keluarga bisa ikut membantu memikul dengan menggunakan APD yang sudah disediakan. Sony menyayangkan jika anggapan petugas menelantarkan jenazah mencuat, padahal petugas selalu membantu proses pemakanan dari mulai menggali, memikul, memasukan jenazah ke dalam liang lahat hingga menutupnya kembali.

“Kalau ditelantarkan, siapa yang antar mereka ke lubang kubur. Yang membuat lubangnya itu kan kita. Jadi kita yang tahu letak makam dan jalannya lewat mana. Jadi otomatis kita juga yang antar,” ucap Sony.

Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari memastikan bahwa tidak ada proses yang dilewatkan Distaru sehingga menelantarkan jenazah. Dilansir Humas Kota Bandung, Bambang menegaskan jika pemberitaan yang menyudutkan Pemkot Bandung menelantarkan jenazah di TPU Cikadut itu tidak benar. Karena proses pemakaman telah dilaksanakan oleh petugas PHL sesuai dengan prosedur yang diberlakukan oleh Distaru. Sejak jenazah datang ke pamakaman sampai liang lahat kembali diurug.

“Bahwa dua hari ini dan kemarin malam kami meninjau ke lapangan dan tidak ada jenazah yang diterlantarkan di Cikadut. Petugas kami menangani itu, memikul sampai ke titik liang lahat kemudian memasukan dam menguruk sampai tuntas sesuai dengan yang seharusnya dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Bambang, dilansir Humas Kota Bandung, Kamis (28/01/21).

Bambang sangat mengapresiasi kepada warga yang telah membantu proses pemakaman dan Bambang mengharapkan kepada para keluarga jenzah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan APD ketika sedang proses pemakaman.

source: Humas Kota Bandung

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: