Bandung TerkiniKomunitasMilenials

Rangkaian Temu Karya Karang Taruna Kota Bandung Belum Selesai

…SALAM ADITYA KARYA MAHATVA YODHA…..

Menyikapi dinamika pemberitaan terkait Karang Taruna Kota Bandung yang semakin dinamis sudah waktunya saya memberikan penjelasan kepada teman teman media,teman teman Karang Taruna dan Masyarakat kota Bandung jangan sampai hal ini menjadi tidak terarah dan merembet kemana mana, apalagi membawa -bawa Walikota Bandung.

Karang Taruna adalah sebuah organisasi sosial jangan sampai dipolitisir. Saya Oki Ariesyana adalah Rekan Kompetitor pada saat pelaksanaan Temu Karya Kota Bandung waktu itu. Saya jelaskan bahwa disini tidak ada persoalan siapapun yang menjadi Ketua Terpilih, karena kami adalah anak/ kader terbaik/murni dari karang Taruna di Kota Bandung bukan karbitan, yang punya tujuan  baik untuk Kota Bandung dan secara personal saya tidak ada masalah dengan kompetitor yang lain, akan tetapi apabila dalam proses pelaksanaan tersebut terdapat kekeliruan, kiranya menjadi sebuah kewajiban saya untuk meluruskan dan memperbaikinya, hal ini saya lakukan karena kecintaan saya terhadap organisasi yang telah membesarkan.

Saya melihat dalam pelaksanaan jalannya Temu Karya beberapa waktu itu banyak peraturan organisasi yang dilanggar dan cenderung dipaksakan,sehingga menyebabkan permasalahan Karang Taruna Kota Bandung belum selesai sampai saat ini.

Sebelumnya Saya sudah menyampaikan keberatan secara langsung juga melalui surat keberatan yang ditujukan kepada Dr. Tono Rusdiantono, M.Si selaku Kadinsosnangkis (skr Kadinsos)  per tanggal  18 Mei 2020 dan diteruskan dengan surat kedua per tanggal 01 Oktober 2020 dimana sampai saat ini kedua surat tersebut belum ada jawaban sama sekali. Saya berharap permasalahan ini segera selesai dan tidak berlarut serta menimbulkan issue yang liar.

Jadi saya rasa tidak ada asumsi Walikota Bandung menghambat atau mempersulit proses Surat Keputusan pengukuhan Ketua Karang Taruna Kota Bandung (sesuai dengan Permensos no 25 tahun 2019), karena prosesnya pun belum selesai masih ada di wilayah kerja Dinsos Kota Bandung (dahulu Dinsosnangkis).

Sejak awal saya sangat membuka pintu dialog dengan siapapun demi kebaikan organisasi Karang Taruna ini. Akan tetapi bukan berarti saya akan diam apabila penandatanganan SK ini dipaksakan untuk dilanjutkan tanpa diawali sebuah proses bersama yang baik, karena apabila hal itu dilakukan saya akan membawa permasalahan ke ranah hukum.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: