Adikarya ParlemenBandung Terkini

Reses di Kelurahan Caringin, Haru Suandharu Menjawab Keluhan Warga

BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS Dapil Jawa Barat 1 (Kota Bandung-Kota Cimahi) Dr. Haru Suandharu, S. Si., M. Si., kembali melakukan Reses Masa Sidang 2020-2021 yang kali ini berlokasi di Gedung SMK Widya Dirgantara, Kelurahan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, pada Kamis (04/03/21).

Sama seperti reses pada biasanya, reses dihadiri oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Yudi Cahyadi, S. P., Camat Bandung Kulon, Lurah Caringin, Wakapolsek Bandung Kulon, para Ketua RW Kelurahan Caringin, tokoh agama dan warga RW 05.

Kali ini di Kelurahan Caringin, Haru mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat dari berbagai aspek seperti pendidikan, kesehatan, sarana prasarana, disabilitas, sosial hingga aspek-aspek rumah tangga seperti air dan listrik. Menanggapi hal tersebut, Haru menjawab dengan sangat yakin dan memberi informasi detail kepada warga yang selama ini sering kali mendapatkan informasi yang simpang siur.

Salah satunya Agus warga RW 05 mengatakan keluhannya tentang air yang sering tidak mengalir dari PDAM padahal air merupakan sumber penting kehidupan. Haru langsung menjawab untuk memberi usulan untuk PDAM agar ada peningkatan kapasitas dari jaringan atau debit air.

“Untuk PDAM akan diusulkan ada peningkatan kapasitas baik itu jaringannya ataupun volume/debitnya,” jawab Haru.

Kecamatan Bandung Kulon merupakan salah satu kecamatan yang sempat menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19 teratas di Kota Bandung yang bertahan hingga tujuh bulan lamanya. Apalagi Kecamatan Bandung Kulon merupakan wilayah terluas di Kota Bandung yang mempunyai delapan kelurahan berbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Cimahi.

Tindakan salah satu kelurahan di Bandung Kulon yaitu Kelurahan Caringin dalam mencegah penyebaran Covid-19 disekitar, yakni dengan membentuk gugus tugas dan satgas yang membuat gerakan bernama “Gadis Cantik” (Gerakan Disiplin Caringin untuk Menangani Covid-19). Haru sangat mengapresiasi kinerja Lurah dan Camat yang bersangkutan karena sudah peduli dengan kondisi Indonesia saat ini.

“Saya bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh warga setempat untuk peduli terhadap pandemi ini dan menerapkan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Haru mengatakan jika saat ini APBD Provinsi sedang mengalami pengurangan dan lebih memfokuskan untuk penanganan Covid-19 mengenai bantuan sosial untuk masyarakat, ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi. Sehingga pemerintah sedang mengupayakan bagaimana caranya agar bisa membantu warga supaya tak kesulitan.

“Di masa pandemi ini APBD banyak berkurang dan akhirnya ada revisi RJPMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) di Provinsi Jabar, dimana anggaran harus difokuskan untuk penanganan Covid-19 termasuk bantuan sosial untuk masyarakat, kemudian ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi,” tegasnya.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: