Berita TerkiniJawa BaratTokoh

Revolusi Pertanian 4.0 akan Segera Dilakukan, Hal Kecil Namun Berpengaruh Besar Harus Segera Diatasi

BANDUNG – Komisi II DPRD Jawa Barat melakukan kujungan kerja ke Smart Green House yang berada di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Senin (08/02/21). Kunjugan tersebut untuk mematangkan program revolusi pertanian 4.0 yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Pemprov Jabar akan membuat para milenial menjadi seorang petani dengan diberi lahan tahan seluas 2000 meter dan diberi modal oleh Bank BJB yang nantinya jika produk sudah berbuah akan dibeli oleh PT. Argo Jabar. Jenis tanaman yang nantinya akan dibudidayakan yaitu padi, jahe, sereh wangi dan kentang atlantik.

Salah satu anggota DPRD Jawa Barat, Sari Sundari meragukan program revolusi pertanian 4.0. Karena nyatanya di lapangan banyak pihak yang belum siap untuk pelaksanaannya.

“Seharusnya pihak Pemprov membuat konsep yang jelas dan matang dengan membangun support system yang kuat sebelum meluncurkan program petani milenial ini,” ungkap Sari, Senin (08/02/21).

Jika memang program ini ingin berjalan lancar, Pemprov Jabar harus segera memastikan dan menyiapkan daerah dan lahan yang subur di Jawa Barat. Jangan sampai lengah, karena ternyata sudah banyak milenial yang bersemangat untuk menyambut revolusi pertanian 4.0. Terbukti saking banyak yang mendaftar, link pendaftaran yang diberikan pihak Pemprov sering tak bisa diakses

Sari berharap nantinya pemerintah dapat melibatkan para penyuluh pertanian yang sudah berpengalaman untuk bisa membantu dan memberi arahan kepada para milenial.

“Bagaimana pendampingan yang akan diberikan kepada 5.000 petani milenial ini juga harus menjadi perhatian seluruh stakeholder yang terkait. Jangan sampai program bagus ini nantinya mangkrak di tengah jalan,” harapnya.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: