Bandung Terkini

Satpol PP: Jika Ada Pelanggaran Kami Siap Bertindak!

BANDUNG – Ternyata sepanjang tahun 2020, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung telah menindak 8.200 pelanggar protokol kesehatan, baik itu pelanggar perorangan maupun pelanggar badan usaha. Rasdian Setiadi selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengatakan jika Satpol PP akan selalu membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam hal penanganan penyebaran Covid-19.

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar yakni dimulai dari teguran, administrasi hingga pemberian denda. Rasdian mengatakan jika penindakan yang dilakukan Satpol PP bersifat edukasi, dimana Satpol PP bersama TNI dan Polri berusaha untuk mengedukasi masyarakat Kota Bandung terkait protokol kesehatan, terutama ketika diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“PSBB pertama ada sekitar 600 pelanggar, baik perorangan maupun badan usaha. Di PSBB kedua sampai keenam pengetatan. Selanjutnya fokus woro-woro edukasi 3M,” ujar Rasdian, dilansir Humas Kota Bandung, Selasa (16/03/21).

Ternyata Satpol PP memiliki posko yang terbagi ke dalam tiga ring ketika bertugas menjaga penyebaran Covid-19. Ring pertama berada di wilayah pusat kota, ring kedua jaraknya lebih melebar di sejumlah lokasi aktivitas masyarakat. Lalu ring ketia terletak di perbatasan kota serta akses pintu masuk tol.

“Kemudian ada prepentif untuk pencegahan kita buat cek poin. Kita buat tiga ring. Setelah penyekatan, pelanggaran cukup signifikan,” lanjutnya.

Rasdian mengatakan tidak akan pandang bulu terhadap para pelanggar protokol kesehatan di Kota Bandung, penghentian kegiatan dan penyegelan akan dilakukannya bersama tim guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Sudah masuk AKB, dibuka relaksasi. Satpol fokus pengawasan penegakan. Karena di Perwal sudah ada sanksinya. Ini berlangsung sampai sekarang,” tegasnya.

source: Humas Kota Bandung

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: