Bandung TerkiniCovid-19

Sekda Kota Bandung: Perayaan Imlek 2021 akan Ada Pengawasan Ketat Protokol Kesehatan

BANDUNG – Perayaan Imlek 2572 Kongzili di Bandung akan diterapkan pengawasan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sekretais Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan dan memastikan jika pengawasan dan pengendalian akan lebih maksimal. Ema juga menyatakan untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menyesuaikan Surat Edaran yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat.

“ASN libur, ya libur saja. Tapi ASN yang tugas lapangan mereka diatur hari libur pun masuk,” ucap Ema, dilansir Humas Kota Bandung, Kamis (11/02/21).

Sementara itu untuk tempat wisata, Ema menegaskan boleh beroperasi hanya tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang maksimal. Begitupun dengan adanya larangan pergi keluar kota kecuali kepentingan yang sangat urgen.

Dilansir Humas Kota Bandung, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021 tentang pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN atau PNS) selama libur Imlek 2021.

Surat Edaran yang ditetapkan pada 9 Februari 2021, menyebutkan harus ada pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi PNS dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Sebab, ada potensi penyebaran akan meningkat dikarenakan perjalanan orang selama libur Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili.

Pembatasan itu juga untuk mendukung pelaksanaan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), yang berlaku untuk semua orang termasuk warga sipil selain ASN.

Surat Edaran itu berpedoman pada Keputusan Presiden Nomor 11/2020 dan Keputusan Presiden Nomor 12/2020.

Apabila ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk bepergian ke luar daerah pada periode itu, maka harus terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian di lingkungan instansinya.

Aparatur Sipil Negara yang dalam keadaan terpaksa perlu bepergian ke luar daerah diharuskan selalu memperhatikan peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

source: Humas Kota Bandung

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: