Uncategorized

Usul Presidential Treshold 5%, Cegah Semakin Terbelahnya Bangsa

Teddy Setiadi Anggota komisi II DPR RI daerah pemilihan kota Bandung dan kota Cimahi menegaskan bahwa PKS ingin mencegah semakin terbelahnya bangsa akibat Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang hanya terdapat dua pasangan calon saja.

Sebagaimana kita ketahui, pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2014 dan tahun 2019 hanya diikuti dua pasang calon saja. Apa dampaknya? Rakyat terbagi dalam dua kubu yang mengakibatkan semakin dalamnya keterbelahan bangsa.

Bila kita cermati, kehadiran dua pasangan calon presiden dan wakil presiden ini karena aturan presidential treshold (PT) yang menyaratkan ambang batas pengajuan calon presiden dan wakil presiden dengan dukungan partai politik (parpol) atau gabungan parpol sebanyak 20% suara nasional atau 25% kursi di parlemen. Karena tingginya PT tersebut, pada dua pemilu terakhir hanya ada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

“Oleh karena itu untuk mengakomodir calon-calon presiden dan wakil presiden yang berkualitas, Kita mengusulkan untuk menurunkan PT menjadi 5% dan ini memang senada dengan kebijakan fraksi PKS.” Ujar Teddy kepada fokus bandung

“Dengan ambang batas 5% kemungkinan calon presiden dan wakil presiden lebih dari dua pasang akan semakin besar, calon-calon yang berkualitas semakin terakomodir untuk dipilih sehingga potensi keterbelahan masyarakat bisa terminimalisir karena calonnya lebih dari dua pasang.” Jelas Teddy

“Apabila hanya ada dua pasang calon presiden dan wakil presiden, pilihannya hanya dua A atau B. Kalo bukan memilih A berarti dipersepsikan bahwa dia memilih B, sehingga masyarakat akan semakin menjauhkan diri dari orang lain yang pilihannya yang berseberangan. Berbeda apabila calonnya lebih dari dua pasang, tidak memilih A bisa jadi memilih B, C, atau D, sehingga tidak akan tercipta dua kutub yang saling bertolak belakang, tetapi akan tersebar ke beberapa kutub yang lain sehingga potensi keterbelahan bangsa bisa lebih diminimalisir” tutup Teddy

Teddy berharap bahwa pemilihan presiden dan wakil presiden nanti bisa menjadi ajang adu ide, gagasan, juga sarana silaturahim dengan hadirnya banyak kandidat ketika PT 5%, sehingga kita punya banyak alternatif solusi dalam menghadapi masalah bangsa yang muncul dikemudian hari.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: