Berita TerkiniCovid-19Jawa Barat

Vaksinasi Tahap Kedua akan Dimulai, Pemprov Jabar Siap!

BANDUNG – Setelah vaksinasi tahap pertama dilakukan secara serentak di Indonesia pada tanggal 14 Januari 2021, maka akan vaksinasi tahap kedua yang segera digelar mulai Kamis 28 Januari 2021. Menanggapi hal tersebut Pemprov Jabar sedang menunggu pengiriman 253.640 vial vaksin covid-19 dari PT. Bio Farma.

“Kami sedang menunggu distribusi untuk termin kedua dari Bio Farma. Rencana mulai hari ini,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jabar yang juga Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Marion Siagian, dilansir kumparan, Sabtu (23/01/21).

Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Barat tidak semua bisa langsung melakukan vaksinasi tahap kedua, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat merupakan tujuh wilayah yang akan melakukan vaksinasi tahap kedua.

Dilansir kumparan, untuk menyukseskan vaksinasi tahap kedua, Kota/Kabupaten tersebut harus mulai mempersiapkan diri dari segi fasilitas kesehatan, tempat penyimpanan vaksin, serta tenaga vaksinator. Pendistribusian vaksin akan dilakukan sebanyak tiga kali dan langsung disimpan di gudang milik Pemprov Jabar.

Berdasarkan pantauan, di Jabar tidak ada laporan dari para nakes yang mengalami gejala berat setelah di vaksin. Jika ada yang mengalami keluhan Kejian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), maka diharuskan untuk menghubungi hotline Pikobar https://pikobar.jabarprov.go.ig/ dengan nomor +62 856-9739-1854 atau call center nomor darurat 119.

Untuk wilayah Jabar diluar tujuh daerah tersebut yang belum melakukan vaksinasi tahap pertama, maka akan memulai vaksinasi juga pada tanggal 28 Januari mendatang.

Dilansir kumparan, penyuntikan pertama di tujuh daerah dimulai 14 Januari 2021. Terdapat 18.034 tenaga kesehatan dan 69 tokoh masyarakat yang sudah divaksin. Rinciannya Kota Bandung (5.524 nakes), Kabupaten Bandung (1.990 nakes), Kota Bekasi (1.826 nakes), Kota Bogor (2.130 nakes), Kabupaten Bandung Barat (934 nakes), Kota Cimahi (1.168 nakes), dan Kota Depok (4.462 nakes). Tidak semua sasaran berhasil divaksin karena tidak lolos penyaringan kesehatan.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: