Bandung Terkini

Warga Bandung Tak Pernah Kehabisan Ide, Pompa Air untuk Pemadam Api di Gang-Gang Sempit

BANDUNG – Warga Kota Bandung tak pernah kehilangan ide untuk membuat suatu terobosan baru dalam membantu meringankan pekerjaan atau memberi manfaat bagi orang lain. Salah satu terobosan baru yang saat ini hadir yaitu alat pencegahan dini kebakaran Sistem Proteksi Kebakaran Lingkungan (Siprokarling) berbentuk pompa air yang berasal dari hasil bengkel produksi Bahtera Dunia Pratama.

Riza Ardiansyah, sebagai design engineer Siprokarling mengungkapkan jika pompa air tersebut memiliki tekanan dikisaran 3,5-4,5 bar, dengan kekuatan pancar air sebesar 2,4-2,6 liter per detik. Serta memiliki ukuran 20 inch, seperti ukuran koper yang kemudian digunakan standar ganda sepeda motor sebagai alas yang bisa fleksibel dan disesuaikan untuk menggerakan roda yang bekerja secara kinetik menyedot air.

Pompa air tersebut masih dalam tahap pilot plan, namun sudah beres uji kelayakan. Riza dan tim akan terus mengupayakan agar pompa air untuk pencegahan kebakaran dini bisa cepat selesai dan bisa langsung digunakan.

“Ini masih pilot plan, tapi kita sudah beres uji kelayakannya. Jadi sekarang kita sudah mendapatkan sertifikasi dan sudah sesuai dengan standar dari Damkar (Pemadam Kebakaran),” ujar Riza, dilansir Humas Kota Bandung, Senin (08/03/21).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku takjub dengan ide dan terobosan baru yang dirancang oleh warga Kota Bandung. Yana memberikan apresiasi penuh terhadap inovasi yang telah dihasikan oleh warga dan ia mengaku pompa portable sangat cocok dioperasikan di Kota Bandung sebagai alat pemadam kebakaran.

“Kita tidak pernah tahu kebakaran bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Dengan karakter Kota Bandung yang jalannya juga cukup banyak yang sagat terbatas bisa dihadiri oleh mobil damkar yang ada. Alat ini bisa jadi salah satu solsi upaya memadamkan kebakaran di tempat yang relatif sulit dijangkau oleh mobil kebakaran,” ungkap Yana, dilansir Humas Kota Bandung, Senin (08/03/21).

image source: Humas Kota Bandung

Alat pompa tersebut cocok digunakan untuk penanganan pertama kebakaran di gang-gang kecil yang tak bisa dilalui mobil damkar. Yana ingin disetiap kelurahan atau kecamatan bisa memilikinya dan tau cara pemasangan instalasinya dengan baik dan benar, agar alat bisa bekerja secara optimal.

“Ini saya pikir sifatnya harus partisipatif, memang harus ada sekelompok masyarakat yang terlatih mengoperasikan alat ini. Meskipun tingkat keamanan tinggi, tadi saya coba dan tekannya tidak terlalu membahayakan,” lanjutnya.

source: Humas Kota Bandung

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: