Berita TerkiniJawa Barat

Warga Miskin Kabupaten Bandung Bisa Langsung Datang ke Puskesos dan SLRT Sabilulungan Soreang

BANDUNG – Setelah mengalami kebakaran, akhirnya Gedung Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Sabilulungan Soreang kembali bisa beroperasi. Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser meresmikan langsung Gedung SLRT Sabilulungan pada hari Senin (18/01/21).

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan Gedung Pusat Layanan Rujukan Terpadu Penanganan Kemiskinan Sabilulungan. Penanganan kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya, berjenjang dari puskesos (pusat kesejahteraan sosial) di tingkat desa dan kecamatan serta dikoordinasikan di tingkat kabupaten, di gedung baru ini,” ungkap Dadang, dikutip dari Humas Kabupaten Bandung.

SLRT merupakan tempat untuk melayani masyarakat yang kekurangan untuk membutuhkan bantuan. Dilansir dari Humas Kabupaten Bandung, Kepala Dinsos Kabupaten Bandung Nina Setiana mengatakan jika pada tahun 2016, SLRT Sabilulungan telah berhasil menurunkan angka kemiskinan. Tercatat pada tahun 2017 berada diangka 7,65%, tahun 2018 turun menjadi 6,65% dan turun lagi menjadi 5,95% di tahun 2019.

Nina mengatakan jika ada warga miskin yang tidak mendapatkan bantuan, cukup datangi puskesos yang merupakan miniature SLRT tingkat desa. Karena puskesos memiliki potensi sumber yang bisa menyelesaikan masalah kemiskinan masyarakat.

Warga yang membutuhkan bantuan dan perlindungan jaminan sosial, terdapat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan Kemenrerian Sosial (Kemensos). Ketika ada warga yang tidak masuk data padahal mereka adalah warga miskin, maka ada mekanisme yang dikerjasamakan dengan puskesos.

Nina dan Dadang berharap, tingkat kemiskinan di Kabupaten Bandung akan berkurang dikoa SLRT Sabilulungan dan puskesos dijalankan sebagaimana mestinya.

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: