Berita TerkiniTeknologi

Whatsapp Membuat Pengguna Bingung dengan Statusnya

BANDUNG – Aplikasi pesan instant WhatsApp menjelaskan maksud status yang dibuatnya pada Jumat (29/01/21) pagi. Dalam statusnya itu WhatsApp mengatakan pihaknya akan memberikan informasi terkait fitur baru dan pembaruan lewat fitur status tersebut.

“WhatsApp sekarang membagikan informasi di status,” tulis WhatsApp dalam statusnya.

Selain itu WhatsApp juga mengambil momen status itu untuk menjelaskan tentang komitmen mereka pada privasi pengguna. WhatsApp dikatakan tidak bisa membaca atau mendengarkan pembicaraan personal para penggunanya karena terenkripsi end-to-end (pengamanan pesan agar tak bisa bocor ke pihak ketiga).

WhatsApp kini menjadi sorotan banyak pihak usai mengubah aturan privasi. WhatsApp telah memberi klarifikasi soal isu kerawanan data atas perubahan itu dengan menjelaskan pembaruan kebijakan privasi tidak mempengaruhi enkripsi serta keamanan privasi pesan pengguna dengan teman atau keluarga.

“Kami ingin meluruskan rumor dan 100 persen jelas bahwa kami melindungi pesan pribadi dengan enkripsi end-to-end,” kata WhatsApp dalam keterangan resmi lewat Twitter, Selasa (12/1).

Berdasarkan pembaruan aturan layanan dan privasi Whatsapp, disebutkan bahwa data pengguna memang bisa dibagikan dengan akun bisnis.

Selain itu, Whatsapp pun tidak dapat memastikan bagaimana datanya digunakan dan dapat dibagikan dengan penyedia layanan pihak ketiga.

“Bisnis dapat memberi penyedia layanan pihak ketiga [solution provider] akses ke komunikasinya untuk mengirim, menyimpan, membaca, mengelola, atau memprosesnya untuk bisnis,” tulis Whatsapp dalam pembaruan kebijakannya.

Source: cnnindonesia.com

Related Articles

Back to top button
%d bloggers like this: